Review Anime Hanebado! Part 1 | Anime Center Indonesia

Konnichiwa Minna! 

Ogenki desuka?!?


Yapps Ini adalah Blog pertama mimin nih, kali ini untuk yang pertama mimin mau ngebahas anime Musim Panas di 2018 yang cukup populer di kalangan otaku yang sukaa olahraga nih...
Oh iya mimin belum ngenalin diri mimin yah, panggil aja mimin Shikato, yapps, Shikato Tefuke, Otaku asal kelahiran Bandung :D, Btw ada yang dari bandung juga gak nihh hehe, uppss udah dulu ya kenalannya, nanti mungkin mimin mau buat khusus untuk pengenalan yapps, oke lanjut!!
Jadi kali ini mimin mau ngebahas anime Hanebado! Atau handbad atau kalo bahasa indonya sih gelang olahraga gitu

kita langsung aja ke ceritanya, mimin ngurutin nya dari awal mula si Horoine bermain bulutangkis sampe ngikutin lomba yapps :D

Ayano Haneseki adalah seorang pemain bulutangkis yang hebat, dimulai ketika hanesaki yang mulai belajar bulutangkis ketika umur 4 tahun oleh ibunya sendiri sang juara bertahan 8 kali berturut turut (kalo gak salah:v), waktu itu mereka punya aturan kalo kok nya jatuh berati permainan selesai, dari situ lah si Hanesaki itu selalu berlatih sendiri agar bisa bermain dengan ibunya. nah di umur 4 tahun kalian gimana? wkwkw

menginjak SD hanesaki menjadi pemain yang kompeten melawan musuhnya, semua dikalahkannya, datanglah seorang anak kecil, seumuran nya yaitu Serigaya Kaoruko, cang juga cukup hebat dalam bulutangkis, pertandingan selalu di menangkan oleh Hanesaki, sampai ada pertandingan dimana kondisi si Serigaya sedang demam, dan demi keseimbangan permainan dengan licik nya Serigaya menularkan demamnya kepada Hanesaki, permainan pun di mulai, hingga pada akhirnya Hanesaki tidak dapat menahan demamnya, sehingga kalah oleh Serigaya, karena hal itu ibu si Hanesaki meninggalkan dia, pikirnya seperti itu.

Berlalu hingga SMP, Hanesaki menjadi pemain yang benar benar hebat, dengan pengguna tangan kidal, Hanesaki selalu memenangkan pertandingan dengan sangat menakutkan, selisihnya pun kebanyakan sangat jauh, sampai saat ketika Hanesaki bertemu dengan Nagisa, di kejuaraan Junior, Nagisa yang sudah SMA, dan Hanesaki yang masih SMP itu bertarung, namun hasil nya sudah terduga, Hanesaki memenangkan pertandingan. Dari situ lah awal mula takdir mengikat mereka (anjay). Tapi nampaknya setelah memenagkan pertandingan itu, Hanesaki mellihat seseorang difoto dengan ibunya di luar negeri, dari situ Ayano terpukul dan sudah tidak ada alasan untuk bermain lagi Bulutangkis dan akhir nya berhentilah dia, di posisi yang sama, Nagisa mulai melatih permainannya dan berprinsip " Berlatih terus tampa mengandalkan Bakat ".

Sampailah ketika Hanesaki masuk SMA, di SMA Kitakomachi, SMA yang sama dengan Nagisa, Nagisa yang berada di tahun ke 3 dan Hanesaki yang baru masuk ini lah cerita nya dimulai. 

Ayano mempunyai teman masa kecilnya, yaitu Erena. mulanya ketika masuk SMA mereka diajak oleh ketua kelas untuk masuk ke Club Tennis, semua berjalan lancar sampai ketika salahseorang pemain yang sedang bertarung dengan ketua club melakukan Service yang cukup keras dan mengarah ke Elena, dengan refleks yang cepat, Hanesaki menepis bola itu lebih keras daripada dia. Ketika itu datanglah Calon pelatih Bulutangkis yaitu Tachibana Kentarou, menghampiri Hanesaki, dan mengajaknya untuk masuk ke Club Bulutangkis, serentak Hanesaki kaget dan menolak ajakannya itu, dan bergesas pulang pada akhirnya. 

Keesokan Harinya, Elena berencana untuk mengajak Hanesaki untuk bermain bulutangkis kembali, namun tetap menolaknya, sampai Elena memaksa maksa Hanesaki dan membawanya ke club Bulutangkis. kemudian Elena menyarankan jika ada yang mengalahkan Hanesaki, Hanesaki akan masuk bulutangkis, kemudian Elena mencari pemain yang paling kuat, turun lah si Nagisa untuk melawan musuh buyutnya itu (kwkw) permainan Hanesaki nampaknya tidak ada niatan, sampai akhirnya berhenti di tengah jalan, bermain bulutangkis itu hanyanlah sia sia, katanya, mendadak Hanesaki berangkat keluar dari gedung olahraga itu dan pulang, namun, tampa diduga, teman satu satunya itu, Elena, mengajukan diri untuk menjadi Manager di club bulutangkis, secara terpaksa, dari situ Hanesaki bermain kembali Bulutangkis.

Bermain tampa niatan, namun tetap cukup hebat Hanesaki, tiba tiba entah mendengar kabar angin dari mana, datanglah teman masa kecilnya yang pernah mengalahkan Hanesaki, yaitu Serigaya, yang nampaknya sekarang sudah hebat, dan pintar dalam strategi bulutangkis, kemudian Serigaya ingin melawan Hanesaki, singkat pertandingan, Hanesaki kalah telak. dari situ, Hanesaki sudah memutuskan untuk berhenti bermain bulutangkis. 

Bersambung ke Part 2 yaaa...... 

Comments